“Kemarin FFR naik pasti ada dampak ke RI. Yang dilakukan pengelolaan makro kita adalah meminimalkan dampak negatifnya,” ujar Suahasil.
Ia juga menyinggung pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami tekanan sejak Januari hingga Juli 2026 sebelum memasuki periode pemulihan.
“IHSG turun Januari sampai Juli lalu ada mulai periode pemulihan,” katanya.
Dengan demikian, pemerintah melihat adanya tanda pemulihan pada aliran modal asing, meski pergerakannya masih berbeda antara instrumen pasar keuangan. SBN dan SRBI mencatat arus masuk, sementara pasar saham masih menghadapi tekanan outflow.
Perkembangan arus modal tersebut selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar global, kredibilitas pasar domestik, serta respons kebijakan moneter dan fiskal dalam menghadapi perubahan suku bunga internasional. (Red)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
