Menanggapi hal tersebut, OJK menilai industri jasa keuangan perlu memperkuat pendekatan edukasi yang lebih sederhana, komunikatif, dan relevan dengan karakter generasi muda agar pemahaman terhadap pentingnya proteksi finansial dapat meningkat.
Kegiatan edukasi tersebut turut menghadirkan perwakilan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia serta jajaran Indonesia Financial Group yang membahas pentingnya keseimbangan antara investasi dan perlindungan keuangan dalam perencanaan ekonomi keluarga.
Melalui penguatan literasi keuangan secara berkelanjutan, OJK berharap masyarakat tidak hanya fokus pada upaya mencari keuntungan finansial jangka pendek, tetapi juga mampu membangun sistem perlindungan ekonomi yang kuat demi menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan pada masa depan.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














