ID, KUPANG — Sebanyak 60 karyawan dan staf Hotel Swiss-Belcourt Kupang mengikuti pelatihan terpadu penanggulangan bencana gempa bumi dan pemadaman kebakaran (fire drill) di halaman hotel setempat, sebagai bagian dari upaya sistematis meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan darurat di lingkungan perhotelan. Kegiatan ini digelar menyusul tingginya tingkat kerawanan seismik di wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya kawasan Flores yang baru saja mengalami gempa signifikan pada pertengahan Agustus lalu.
Langkah mitigasi tersebut diambil berdasarkan evaluasi atas dinamika kebencanaan regional yang menunjukkan bahwa NTT, termasuk Kupang dan sekitarnya, berada pada zona aktif pertemuan lempeng tektonik dengan frekuensi aktivitas gempa yang cukup tinggi. Kondisi geografis ini menuntut sektor perhotelan—sebagai fasilitas publik yang melayani mobilitas tinggi—untuk memiliki protokol tanggap darurat yang terstandarisasi dan teruji secara berkala.

General Manager Swiss-Belcourt Kupang, Dedi John Hidayat, menegaskan bahwa pelaksanaan simulasi ini merupakan wujud komitmen manajemen dalam menjamin aspek keselamatan dan keamanan sebagai bagian dari standar pelayanan prima perhotelan. Menurutnya, investasi pada pelatihan kebencanaan bukanlah kegiatan seremonial, melainkan kebutuhan fundamental yang berdampak langsung pada perlindungan nyawa dan aset.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














