Volume tersebut setara dengan sekitar 1.200 kolam renang standar Olimpiade.
Tambahan debit air diperkirakan meningkatkan tekanan terhadap penghalang alami yang menahan danau tersebut. Puncak aliran diperkirakan terjadi sekitar 1 September.
Stasiun televisi pemerintah China, CGTN, melaporkan tim penyelamat pada Kamis berhasil mendokumentasikan keberadaan danau tersebut dari udara.
Dari rekaman udara, terlihat genangan air berwarna cokelat memenuhi sebuah cekungan yang tidak menunjukkan adanya saluran keluar. Air telah menenggelamkan semak dan pepohonan di sekitarnya, sementara material bebatuan dan puing yang membentuk penghalang tampak menahan tekanan genangan.
Kondisi tersebut semakin kompleks karena prakiraan hujan menunjukkan kemungkinan turunnya hujan dalam beberapa hari mendatang.
Hujan Berpotensi Memperbesar Risiko
Kementerian Sumber Daya Air China, sebagaimana dikutip media pemerintah setempat, memperingatkan bahwa curah hujan sepanjang pekan depan dapat memperburuk kondisi.
Tambahan presipitasi akan meningkatkan volume air yang masuk ke danau, sehingga secara hidrologis tekanan terhadap bendungan alami juga meningkat.
Zhu Jinfeng, peneliti dari departemen hidrologi Kementerian Sumber Daya Air China, mengatakan pertambahan volume air harus menjadi perhatian serius.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
