Kehadiran delegasi FKPTT menjadi bagian dari keterlibatan peserta lintas komunitas dalam kegiatan tersebut. Penyambutan melalui adat setempat juga memberikan ruang bagi para tamu untuk mengenal tradisi masyarakat Lautém yang menjadi bagian dari identitas budaya Timor-Leste.
Setelah mengikuti seluruh prosesi penyambutan, para delegasi dan peserta diarahkan menuju tempat akomodasi masing-masing untuk beristirahat sebelum melanjutkan agenda festival berikutnya.
Pembukaan Festival Fronteira 2026 melalui ritual Matak Malirin menempatkan tradisi lokal sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Selain menyambut kedatangan peserta, prosesi adat tersebut menjadi penanda dimulainya aktivitas festival di Kabupaten Lautém. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














