Trump Sebut Kuba di Ambang Keruntuhan, Tekanan Washington Kian Menguat

trump

Departemen Luar Negeri AS melalui Biro Urusan Belahan Barat mengecam tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya represif dari pemerintah Kuba.

“Rezim Kuba yang tidak sah harus segera menghentikan praktik intimidasi terhadap diplomat AS dan tim Kedutaan Besar AS di Havana,” demikian pernyataan resmi yang diunggah di X. Washington menegaskan para diplomatnya akan tetap berinteraksi dengan masyarakat Kuba meskipun menghadapi tekanan.

Trump bersama Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio secara terbuka menyatakan keinginan untuk mendorong perubahan pemerintahan di Kuba. Sikap ini menandai pendekatan keras pemerintahan Trump terhadap Havana.

Sementara itu, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan pemerintahannya tengah menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi Kuba, termasuk pengiriman bahan pangan. Meksiko juga berupaya mencari jalur diplomatik agar pasokan minyak ke Kuba tetap berlanjut meskipun ada ancaman tarif dari AS.

Sheinbaum mengungkapkan bahwa dalam pembicaraan telepon dengan Trump pada Kamis lalu, isu pengiriman minyak ke Kuba tidak dibahas.

“Kami sama sekali tidak membicarakan soal minyak Kuba dengan Presiden Trump,” katanya.

Pemerintah Kuba sendiri menuding kebijakan Washington sebagai upaya sistematis untuk melumpuhkan ekonomi nasional. Tuduhan ini muncul di tengah kondisi pemadaman listrik yang semakin sering serta antrean panjang BBM yang kian menjadi pemandangan sehari-hari di berbagai kota.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version