Airlangga Hartarto Umumkan THR ASN 2026 Cair Penuh, Anggaran Capai Rp55 Triliun

Avatar photo
thr

ID, Jakarta – Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara tahun 2026 dibayarkan penuh 100 persen. Kepastian tersebut diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers terkait THR, BHR, dan stimulus ekonomi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa (3/3/2026).

Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR. Jumlah tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp49 triliun.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Airlangga menjelaskan, penerima THR mencakup 2,4 juta ASN pusat serta TNI-Polri dengan total anggaran Rp22,2 triliun. Selain itu, 4,3 juta ASN daerah menerima alokasi Rp20,2 triliun, serta 3,8 juta pensiunan dengan total Rp12,7 triliun.

Kebijakan ini berlaku bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Calon PNS (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pejabat negara, prajurit TNI, anggota Polri, hingga para pensiunan.

Pemerintah menegaskan bahwa komponen THR dibayarkan secara penuh tanpa pemotongan. Komponen tersebut meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan atau tunjangan kinerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Pencairan THR telah dimulai secara bertahap sejak 26 Februari 2026 atau pada pekan pertama Ramadan.

Airlangga juga mengingatkan bahwa THR berbeda dengan gaji ke-13. Untuk tahun 2026, gaji ke-13 direncanakan cair pada bulan Juni.

“THR ini tidak sama dengan gaji ke-13 yang biasanya diberikan pada bulan Juni,” tegasnya.

Dari sisi ekonomi, alokasi Rp55 triliun tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi rumah tangga menjelang Lebaran.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan