Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah menekankan bahwa pembangunan Museum Media Siber mencerminkan kemajuan peradaban digital di Banten. Dengan gaya komunikatif dan penuh kehangatan, Dimyati mendorong SMSI untuk segera menempuh mekanisme formal pengajuan dukungan anggaran melalui APBD.
“Museum ini bukan untuk kepentingan individu atau perusahaan, tetapi untuk kepentingan publik dan peradaban pers. Maka sudah selayaknya didukung pemerintah daerah. Silakan ajukan secara resmi, akan kita dorong bersama,” tegas Dimyati.
Ia juga menyampaikan bahwa secara pribadi telah memberikan dukungan awal sebagai bentuk kepedulian terhadap agenda pers, namun menegaskan bahwa pembangunan museum memerlukan dukungan sistemik melalui kebijakan dan anggaran pemerintah.
Pembangunan Museum Media Siber Indonesia ini melengkapi segitiga legasi SMSI di Banten, bersama Monumen SMSI di Cilegon dan Journalist Boarding School (JBS) sebagai pusat pendidikan jurnalistik. Kehadiran museum tersebut diharapkan menjadi pusat literasi media nasional sekaligus destinasi edukatif yang terhubung dengan kawasan wisata sejarah Banten Lama dan Baduy.
Dengan proyek ini, Banten tidak hanya menjadi tuan rumah HPN 2026, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai episentrum pengembangan jurnalisme siber dan literasi media digital di Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















