Mendagri Soroti Ketidakhadiran 53 Kepala Daerah dalam Retret Kepemimpinan di Magelang

Avatar photo
mendagri

“Komunikasi tetap bisa dilakukan melalui sarana lain, termasuk pertemuan virtual. Namun, interaksi langsung memiliki nilai strategis tersendiri dalam membangun pemahaman dan kerja sama,” katanya.

Beredar informasi bahwa sebagian besar kepala daerah yang tidak hadir merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Ketidakhadiran tersebut diduga berkaitan dengan surat instruksi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, yang meminta kepala daerah dari partainya menunda kehadiran dalam kegiatan retret.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260905-WA0007.jpg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Instruksi tersebut disebut-sebut muncul menyusul penahanan Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari DPP PDI-P terkait alasan politik di balik keputusan tersebut.

Pemerintah pusat, kata Tito, akan tetap mencari mekanisme lain untuk memastikan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh kepala daerah tetap berjalan. Meski demikian, Mendagri menilai forum retret memiliki nilai strategis yang sulit tergantikan dalam membangun sinergi pemerintahan.

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan