Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan seluruh pejabat agar menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai budaya organisasi yang diimplementasikan dalam aktivitas pemerintahan sehari-hari. Nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dinilai harus menjadi landasan etika birokrasi, bukan sekadar slogan institusional.
Ia menilai internalisasi nilai tersebut akan memperkuat kualitas sumber daya aparatur sebagai human capital yang memiliki kapabilitas tinggi dalam mendukung transformasi birokrasi serta akselerasi pembangunan daerah.
Aurum juga mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing. Inovasi, menurutnya, harus berkembang menjadi kultur organisasi agar setiap perangkat daerah mampu menghasilkan kebijakan dan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Inovasi harus menjadi budaya kerja. Setiap perangkat daerah dituntut mampu menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat melalui tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Aurum kembali mengingatkan bahwa hakikat pemerintahan adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh sebab itu, setiap aparatur dituntut menjaga integritas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi etika dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












