ID, KUPANG – Pendidikan dasar tidak cukup hanya membekali anak dengan kemampuan akademik. Pengembangan kreativitas, pembentukan karakter, serta penanaman nilai persaudaraan juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.
Pesan tersebut mengemuka dalam Pentas Seni SDK Don Bosko 3 Kupang bertema “Bersatu dalam Kreativitas, Berbeda dalam Warna di Panggung Persaudaraan” yang berlangsung di Aula Eltari, Jumat (13/3). Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt.
Sejumlah anggota DPRD Kota Kupang, jajaran Yayasan Swasti Sari Keuskupan Agung Kupang, Kepala SDK Don Bosko 3 Kupang Sr. Martha Maria Fatima Nabu, RVM., S.Pd., Gr., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, serta para kepala sekolah di Kompleks Merdeka turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Christian menilai pentas seni memiliki arti lebih luas daripada sekadar pertunjukan hiburan di lingkungan sekolah. Panggung seni, menurutnya, memberi kesempatan kepada siswa untuk mengenali potensi diri, mengembangkan bakat, sekaligus melatih keberanian tampil di hadapan orang banyak.
“Pentas seni seperti ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk berkreasi, menunjukkan keberanian, serta menampilkan bakat dan talenta yang mereka miliki. Di sinilah karakter mereka mulai dibangun,” ujar Christian.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














