Melki mendorong Kota Kupang menjadi salah satu contoh dalam peningkatan mutu pendidikan di NTT. Upaya tersebut, menurutnya, perlu mencakup penguatan kemampuan akademik, keterampilan motorik, dan pembentukan karakter peserta didik secara seimbang.
Sementara itu, Ketua Panitia Pentas Seni, Efendi Inovasi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berangkat dari pemahaman bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik. Kreativitas, karakter, dan kemampuan membangun hubungan sosial juga perlu dikembangkan sejak dini.
Sebagai lembaga pendidikan Katolik yang berlandaskan semangat Santo Yohanes Don Bosco, SDK Don Bosko 3 Kupang berkomitmen membentuk peserta didik yang cerdas, berkarakter, dan memiliki apresiasi terhadap seni.
“Pentas seni ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri, mengembangkan bakat, sekaligus mempererat persaudaraan antar siswa, guru, dan orang tua,” jelas Efendi.
Komitmen tersebut tercermin dalam beragam pertunjukan yang disuguhkan para siswa. Tarian, paduan suara, peragaan busana (fashion show), drama, tari modern (modern dance), hingga permainan alat musik menjadi bagian dari rangkaian pentas.
Melalui penampilan tersebut, siswa memperoleh ruang untuk menunjukkan hasil latihan sekaligus belajar bekerja sama, menghargai perbedaan, dan membangun kepercayaan diri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














