Kadis PUPR NTT Belum Beri Tanggapan Soal Proyek Jalan Hotmix di Belu

Avatar photo
pupr

ID, Belu – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Benyamin Nahak, MT, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait pekerjaan pengaspalan jalan hotmix di Labur, Desa Mandeu, Kabupaten Belu.

Upaya konfirmasi dilakukan awak media melalui pesan WhatsApp pada Kamis (8/1/2025) dengan permintaan pernyataan resmi terkait pekerjaan ruas jalan hotmix tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, pesan konfirmasi tersebut belum mendapat respons.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/08/Ucapan-Dirgahayu-Indonesia.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Proyek pengaspalan hotmix yang menghubungkan Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka itu menggunakan anggaran APBN sebesar Rp17.007.916.000. Ruas jalan yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 4 kilometer dengan lebar kurang lebih 4 meter.

Pekerjaan ini menjadi sorotan warga setempat karena kondisi jalan dilaporkan mengalami kerusakan meskipun baru sekitar satu minggu selesai dikerjakan. Selain itu, ketebalan lapisan aspal dinilai tipis dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ditetapkan.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa kualitas pekerjaan tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan. Masyarakat mempertanyakan fungsi pengawasan teknis dan pengendalian mutu yang menjadi kewenangan Dinas PUPR Provinsi NTT terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

Sikap belum adanya tanggapan dari Kepala Dinas PUPR turut memicu pertanyaan publik mengenai evaluasi terhadap kinerja kontraktor pelaksana, PT Timor Mandiri, yang bertanggung jawab atas pekerjaan pengaspalan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Timor Mandiri selaku kontraktor pelaksana juga belum berhasil dikonfirmasi untuk dimintai keterangan terkait dugaan kualitas pekerjaan jalan hotmix di Labur, Desa Mandeu, Kabupaten Belu.

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan