“Membangun rumah Tuhan adalah sebuah panggilan iman yang mulia. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita membangun persekutuan yang kokoh, memperkuat iman jemaat, serta menjaga kebersamaan dalam setiap proses pembangunan yang dijalankan,” ujar Yosef.
Ia meyakini bahwa dengan semangat gotong royong dan penyertaan Tuhan, pembangunan Gereja Pelangi Kasih Sulamu dapat diselesaikan sesuai harapan. Karena itu, ia mengajak seluruh jemaat untuk menjaga kekompakan dan mengedepankan semangat persaudaraan selama proses pembangunan berlangsung.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan rumah ibadah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya dan dana, tetapi juga oleh kemampuan jemaat menjaga kesatuan visi, komunikasi yang baik, dan komitmen bersama dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.
“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam sebuah organisasi maupun komunitas. Namun jangan sampai hal-hal kecil menjadi penghambat kebersamaan. Tetaplah sehati, sepikir, dan saling mendukung agar pembangunan gereja ini dapat diselesaikan bersama hingga tuntas,” pesannya.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung pembangunan kehidupan beragama sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang harmonis, berkarakter, dan memiliki fondasi spiritual yang kuat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














