ID, KUPANG – Penguasaan teknologi dan kemampuan menciptakan solusi menjadi tantangan penting bagi generasi muda Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui Filosi Robotic Competition 2026, anak-anak dan pelajar didorong tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga mengembangkan kreativitas untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., secara resmi membuka kompetisi tersebut di Aula Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kementerian Ketenagakerjaan, Rabu (20/5). Ajang ini mempertemukan unsur pemerintah, lembaga pendidikan, akademisi, dan komunitas teknologi dalam upaya memperluas pengenalan robotika di NTT.
Dalam sambutannya, Serena menyebut kompetisi robotik tersebut sebagai momentum untuk mengubah cara pandang generasi muda terhadap perkembangan teknologi. Ia menilai potensi kreativitas anak muda daerah perlu mendapat ruang agar dapat berkembang menjadi inovasi yang bermanfaat.
“Hari ini, untuk pertama kalinya, kita berdiri bersama menyaksikan kompetisi teknologi robotik. Budaya adalah akar kita, tetapi teknologi adalah sayap kita untuk terbang menuju masa depan,” ungkap Serena.
Menurutnya, dunia kerja dan kehidupan masyarakat membutuhkan generasi yang tidak hanya mengandalkan gelar akademik, tetapi juga memiliki daya cipta, keberanian memecahkan masalah, dan kemampuan menghasilkan solusi konkret.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














