“Selama ini kita menjual tuna dalam bentuk mentah. Sekarang mama-mama diajarkan mengolahnya menjadi sosis tuna kemas vakum dan steak tuna yang memiliki harga jual jauh lebih tinggi. Ini merupakan keterampilan penting untuk menopang ekonomi keluarga secara jangka panjang,” kata David.
Menurut David, penjualan ikan dalam bentuk bahan mentah membuat peluang pengembangan produk olahan bernilai tambah belum sepenuhnya dimanfaatkan. Melalui diversifikasi, masyarakat diharapkan mampu memperluas pilihan produk sekaligus menjangkau segmen pasar yang lebih beragam.
Pengolahan tuna menjadi sosis dan steak juga membuka peluang bagi kelompok perempuan pesisir untuk terlibat lebih aktif dalam rantai nilai sektor perikanan, tidak hanya pada aktivitas pascapanen, tetapi juga dalam produksi, pengemasan, dan pemasaran.
Perkuat keterampilan produksi dan pemasaran
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh pembelajaran mengenai tahapan pengolahan ikan tuna, mulai dari penyiapan bahan baku hingga pengemasan produk menggunakan teknologi vakum dengan memperhatikan prinsip higiene dan sanitasi pangan.
Peserta juga diperkenalkan pada strategi pemasaran sebagai bagian penting dalam pengembangan usaha. Penguasaan teknik produksi perlu disertai kemampuan menentukan bentuk produk, menjaga konsistensi mutu, membangun identitas usaha, dan menjangkau konsumen agar kegiatan pengolahan dapat berkembang menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














