“Jangan sampai hanya berhenti di rak perpustakaan. Penelitian ini harus mewujud nyata dalam kebijakan yang berdampak langsung bagi warga,” tambahnya.
Untuk memastikan penelitian menjawab persoalan di lapangan, Christian membuka ruang bagi setiap perangkat daerah mengusulkan sektor prioritas yang membutuhkan dukungan kajian ilmiah. Dengan demikian, agenda riset dapat diselaraskan dengan kebutuhan pembangunan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Tiga Fokus Strategis: Sampah, UMKM, dan Reformasi Birokrasi
Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Undana akan berkomunikasi secara intensif dengan Pemerintah Kota Kupang guna menentukan prioritas penelitian dan pengabdian masyarakat selama 2026.
“Kami akan melakukan komunikasi intens dengan Pemerintah Kota Kupang untuk menentukan aspek mana yang menjadi prioritas tahun ini. Fokusnya bisa pada pengelolaan sampah, penguatan ekonomi masyarakat, maupun reformasi birokrasi,” jelasnya.
Ketiga sektor tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan pelayanan publik, keberlanjutan lingkungan, dan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui penelitian, pemerintah diharapkan memperoleh gambaran yang lebih terukur mengenai persoalan yang perlu ditangani, alternatif solusi, serta dampak dari kebijakan yang akan diterapkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














