ID, Kupang – Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menghadiri kegiatan syukuran selesainya rehabilitasi gedung sekolah yang dirangkaikan dengan pentas seni siswa di UPTD SD Inpres Naikoten 1, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus ruang ekspresi kreativitas peserta didik atas peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Kupang Richard E. Odja, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si., Kepala Sekolah Maya Christine Ndoen, S.Pd., Gr., Pdt. Pangki Betran Pah, S.Th., perwakilan Komite Sekolah Anrianus Lamuri, Camat Kota Raja Victor Reyneer Therik, S.STP., Lurah Naikoten I Budi Imanuel Izaac, S.H., para guru, orang tua murid, serta siswa-siswi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa pembangunan dan rehabilitasi sekolah memiliki makna strategis yang melampaui aspek fisik bangunan. Menurutnya, kualitas sarana pendidikan merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen pemerintah dalam menyiapkan generasi masa depan Kota Kupang.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi ruang pembentukan karakter dan nilai kehidupan. Karena itu, fasilitas yang sudah dibangun harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal,” ujar Wali Kota.
Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan fasilitas pendidikan, termasuk bagi sekolah-sekolah yang berada dalam satu kawasan. Wali Kota secara khusus meminta agar kebutuhan sarana di SD Inpres Naikoten 2 turut menjadi perhatian, sehingga tidak terjadi kesenjangan berbasis lokasi.
Wali Kota menekankan bahwa arah kebijakan pembangunan pendidikan harus berbasis kebutuhan riil di lapangan. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang melakukan pendataan secara komprehensif dan menyusun skala prioritas yang benar-benar menjawab persoalan sekolah.
“Perencanaan harus berangkat dari kebutuhan sekolah. Kalau yang dibutuhkan toilet layak, atap aman, dan lapangan yang memadai, itulah yang harus dipenuhi. Jangan sampai kebijakan tidak nyambung dengan kebutuhan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kupang Richard E. Odja menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Kupang terhadap sektor pendidikan. Ia menilai rehabilitasi gedung sekolah tersebut merupakan hasil dari sinergi yang sehat antara eksekutif dan legislatif.
“Kalau komunikasi pemerintah dan DPRD berjalan baik, maka pembangunan juga akan berjalan tepat sasaran. Perhatian pada fasilitas dasar sekolah harus terus dijaga,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala UPTD SD Inpres Naikoten 1 Maya Christine Ndoen menjelaskan bahwa rehabilitasi gedung sekolah dibiayai melalui Dana Alokasi Umum Spesific Grant (DAU SG) Tahun Anggaran 2025 dan dilaksanakan dalam dua tahap.
Ia merinci, anggaran tersebut digunakan untuk rehabilitasi enam ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, gedung UKS, pembangunan sumur resapan, serta penataan pelataran sekolah.
“Dengan fasilitas yang lebih layak, kami berkomitmen meningkatkan mutu pembelajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi 250 siswa yang didukung oleh 22 tenaga pendidik,” jelasnya.
Rangkaian acara diawali dengan ibadah syukur, dilanjutkan pentas seni siswa sebagai wujud apresiasi dan ekspresi kreatif, serta ditutup dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung ruang-ruang kelas hasil rehabilitasi oleh Wali Kota Kupang bersama Ketua DPRD dan rombongan. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
