Indra menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Waisak tidak hanya diisi dengan aktivitas keagamaan seperti pendalaman Dharma, tetapi juga berbagai kegiatan sosial, antara lain donor darah, bakti sosial, aksi pelestarian lingkungan, hingga kunjungan ke panti sosial sebagai bentuk implementasi ajaran Buddha dalam kehidupan nyata.
Membangun Kota Melalui Penguatan Nilai Kemanusiaan
Menutup sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE kepada seluruh umat Buddha di Kota Kupang.
Ia berharap semangat Waisak menjadi inspirasi dalam memperkuat kebijaksanaan, kedamaian, toleransi, dan cinta kasih yang mampu mempererat persaudaraan antarsesama warga.
Menurut Christian Widodo, keberhasilan pembangunan kota pada akhirnya tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur maupun indikator ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakatnya membangun kehidupan yang damai, saling menghormati, menjunjung nilai kemanusiaan, serta menjaga harmoni dalam keberagaman.
Dengan penguatan kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan seluruh komponen masyarakat, Pemerintah Kota Kupang optimistis identitas sebagai Kota Kasih akan terus terpelihara sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














