Wali Kota Kupang: Keberagaman Merupakan Modal Sosial Strategis dalam Mewujudkan Kota Kasih yang Inklusif dan Berkelanjutan

Avatar photo
keberagaman
dok : pkp

Indra menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Waisak tidak hanya diisi dengan aktivitas keagamaan seperti pendalaman Dharma, tetapi juga berbagai kegiatan sosial, antara lain donor darah, bakti sosial, aksi pelestarian lingkungan, hingga kunjungan ke panti sosial sebagai bentuk implementasi ajaran Buddha dalam kehidupan nyata.

Membangun Kota Melalui Penguatan Nilai Kemanusiaan

Menutup sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE kepada seluruh umat Buddha di Kota Kupang.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia berharap semangat Waisak menjadi inspirasi dalam memperkuat kebijaksanaan, kedamaian, toleransi, dan cinta kasih yang mampu mempererat persaudaraan antarsesama warga.

Menurut Christian Widodo, keberhasilan pembangunan kota pada akhirnya tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur maupun indikator ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakatnya membangun kehidupan yang damai, saling menghormati, menjunjung nilai kemanusiaan, serta menjaga harmoni dalam keberagaman.

Dengan penguatan kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan seluruh komponen masyarakat, Pemerintah Kota Kupang optimistis identitas sebagai Kota Kasih akan terus terpelihara sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan