Ekonom Nilai Keputusan BI Pertahankan Suku Bunga Acuan Perkuat Stabilitas Rupiah dan Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Avatar photo
bi

Menurut Myrdal, kebijakan tersebut menunjukkan bahwa stance moneter Bank Indonesia masih bersifat akomodatif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan aspek stabilitas makroekonomi.

Ia mengungkapkan optimisme tersebut didukung oleh sejumlah indikator ekonomi domestik yang terus menunjukkan perbaikan, antara lain Indeks Keyakinan Konsumen, penjualan barang tahan lama, penjualan ritel, serta Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang menggambarkan aktivitas ekonomi masih berada pada jalur ekspansi.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Selain itu, Bank Indonesia dinilai masih memiliki ruang kebijakan yang cukup kuat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Hal tersebut didukung meningkatnya arus modal asing melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) serta penguatan cadangan devisa nasional.

Myrdal menambahkan, fundamental ekonomi Indonesia yang relatif tangguh di tengah tekanan global, didukung peringkat investasi dengan prospek stabil serta tingkat imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) yang kompetitif, masih menjadi daya tarik bagi investor internasional.

Menurutnya, apabila tekanan eksternal mulai mereda, pasar obligasi pemerintah berpotensi kembali menguat. Sebaliknya, jika gejolak global meningkat, investor diperkirakan tetap memanfaatkan peluang investasi di pasar surat utang Indonesia karena menawarkan tingkat imbal hasil yang menarik dibandingkan berbagai negara berkembang lainnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan