Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Tertekan Hari Ini, Ditutup Melemah 1,06 Persen ke Level 8.232

Avatar photo
ihsg

ID, Jakarta — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Kamis (29/1) sore. Indeks terkoreksi cukup dalam sebesar 88,35 poin atau turun 1,06 persen dan ditutup di posisi 8.232, setelah sebelumnya sempat terperosok hingga menyentuh level 7.481 pada perdagangan siang.

Data RTI Infokom mencatat nilai transaksi saham pada perdagangan hari ini mencapai Rp68,17 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 99,1 miliar saham, mencerminkan aktivitas jual yang relatif dominan di pasar.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Secara keseluruhan, tekanan jual terlihat merata di papan perdagangan. Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 214 saham yang berhasil menguat, sementara 521 saham mengalami pelemahan dan 73 saham bergerak stagnan. Kinerja sektoral juga menunjukkan tekanan signifikan, dengan 10 indeks sektor ditutup di zona merah. Satu-satunya sektor yang mampu bertahan di area positif adalah sektor transportasi dan logistik.

Sementara itu, pergerakan bursa saham di kawasan Asia menunjukkan kecenderungan berbeda. Mayoritas indeks utama di kawasan tersebut ditutup menguat. Indeks Nikkei 225 Jepang naik tipis 0,032 persen, Shanghai Composite China menguat 0,16 persen, Hang Seng Composite Hong Kong bertambah 0,51 persen, dan Straits Times Singapura mencatatkan kenaikan sebesar 0,42 persen.

Di kawasan Eropa, kinerja bursa bergerak bervariasi. Indeks DAX Jerman terpantau melemah 0,8 persen, sedangkan indeks FTSE 100 Inggris justru menguat 0,55 persen, mencerminkan sentimen pasar yang belum sepenuhnya searah.

Adapun bursa saham Amerika Serikat mayoritas bergerak melemah. Indeks S&P 500 terkoreksi tipis 0,008 persen, disusul Dow Jones Industrial Average yang turun 0,08 persen. Berbeda arah, indeks NASDAQ Composite masih mampu menguat sebesar 0,17 persen.

Pelemahan IHSG di tengah penguatan sejumlah bursa global menunjukkan investor domestik masih bersikap hati-hati, seiring dinamika sentimen global dan domestik yang belum sepenuhnya kondusif. red

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan