“Ini kan pertimbangannya nggak bisa asal-asalan ya. Mesti teliti satu-satu, dilihat lagi futurenya akan kayak gimana dan sebagainya. Tapi kalau yang empat relatifly, ya udah kita lakukan artinya sudah bisa kita lakukan,” tutupnya.
Target penyelesaian merger empat perusahaan pada akhir November 2026 menjadi tahapan penting dalam agenda konsolidasi BUMN konstruksi. Adapun Waskita Karya dan WIKA masih menghadapi pekerjaan yang lebih mendasar, yakni menata struktur keuangan dan menentukan model bisnis yang dinilai mampu bertahan dalam jangka panjang.
Dengan demikian, ukuran keberhasilan konsolidasi tidak hanya terletak pada jumlah perusahaan yang digabungkan. Penurunan beban utang, kemampuan memenuhi kewajiban, kualitas tata kelola, dan keberlanjutan operasional akan menjadi faktor penting untuk menilai hasil pembenahan BUMN Karya. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














