Tertinggi Sejak Covid, Laju Pertumbuhan Ekonomi NTT 2025 Sebesar 5,14 Persen

ekonomi
Kegiatan Diskusi bersama media Sasando Dia di Kantor Bank Indonesia Perwakilan NTT Foro : Ein

Pemprov mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal melalui program One Village One Product (OVOP) serta penguatan jaringan pemasaran produk unggulan daerah.

Di sektor jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aset perbankan NTT tumbuh 7,45 persen (yoy) menjadi Rp56,46 triliun per akhir 2025. Kredit meningkat menjadi Rp47,41 triliun dengan rasio kredit bermasalah (NPL) 3,57 persen, masih dalam batas aman. Kredit UMKM mendominasi dengan nilai Rp17,42 triliun atau 65,84 persen dari total kredit.

Selain itu, jumlah investor pasar modal mencapai 50.016 SID, sementara outstanding fintech peer-to-peer lending tumbuh 50,33 persen menjadi Rp874 miliar, mencerminkan peningkatan inklusi dan literasi keuangan masyarakat.

Sejumlah capaian tersebut menunjukkan fondasi ekonomi NTT kian menguat. Namun, tantangan global dan konsistensi implementasi kebijakan tetap menjadi faktor penentu keberlanjutan pertumbuhan di tahun mendatang.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version