Persoalannya adalah volume air di balik bendungan alami tersebut terus meningkat.
Jika material yang membendung sungai tidak mampu menahan tekanan air, penghalang tersebut berpotensi jebol dan melepaskan air dalam jumlah besar ke wilayah di bagian hilir.
Otoritas Nepal meminta masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai, para penumpang, petugas penyelamat, serta pihak-pihak yang masih berada di sekitar lokasi bencana meningkatkan kewaspadaan.
“Penduduk di tepian bawah sungai… para penumpang, tim penyelamat yang terlibat dalam operasi penyelamatan, dan semua pihak terkait diminta untuk sangat berhati-hati dan tetap berada di tempat yang aman, jauh dari tepian sungai dan wilayah berisiko,” kata otoritas tersebut.
Peringatan ini memiliki konsekuensi langsung terhadap operasi pencarian korban. Tim penyelamat yang sebelumnya bergerak menuju kawasan terdampak kini harus memperhitungkan kemungkinan munculnya aliran air baru secara tiba-tiba.
China Hadapi Ancaman 3 Juta Meter Kubik Air
Di sisi China, situasinya tidak kalah mengkhawatirkan.
Pemerintah China memperkirakan sekitar 3 juta meter kubik air akan mengalir ke sebuah danau yang terbentuk secara alami akibat bendungan material longsor dalam tiga hari berikutnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














