Manuver AS di Venezuela Picu Kekhawatiran Korea Utara, Kim Jong Un Disebut Waspada Skenario “Serangan Pemenggalan Kepala”

Avatar photo
korea utara
Foto: AFP/STR

Analis Korea Institute for National Unification, Hong Min, menilai perubahan pola pengamanan tersebut berkaitan erat dengan langkah Korea Utara mengirim pasukan untuk mendukung Rusia dalam konflik Ukraina.

“Perubahan signifikan dalam sistem keamanan Kim Jong Un mulai terlihat sejak Oktober 2024, bertepatan dengan pengerahan pasukan Korea Utara ke Rusia,” kata Hong Min kepada AFP.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Selain faktor Ukraina, operasi AS terhadap Venezuela juga diyakini memperkuat kekhawatiran Pyongyang. Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat awal bulan ini disebut menjadi peringatan nyata bagi Korea Utara tentang risiko terhadap keselamatan pemimpin negara.

Menurut Hong Min, skenario tersebut dipandang Pyongyang sebagai ancaman paling ekstrem terhadap kelangsungan rezim. “Bagi Korea Utara, ini adalah contoh konkret dari apa yang selama ini mereka sebut sebagai serangan pemenggalan kepala,” ujarnya.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana dinamika geopolitik global, termasuk tindakan AS di Amerika Latin, dapat berdampak langsung pada perhitungan keamanan negara-negara tertutup seperti Korea Utara. red

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan