Garuda Indonesia menyebut ketentuan Piece Concept berlaku bagi tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai 1 September 2026. Kebijakan ini diterapkan pada penerbangan yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia.
Perubahan tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian yang lebih baik kepada penumpang mengenai hak bagasi sejak tahap perencanaan perjalanan. Selain itu, sistem tersebut dinilai lebih sejalan dengan praktik yang umum digunakan oleh sejumlah maskapai penerbangan internasional, khususnya untuk mendukung perjalanan yang melibatkan penerbangan lanjutan ke luar negeri.
Direktur Transformasi Garuda Indonesia Neil Raymond Mills mengatakan, kejelasan informasi mengenai bagasi menjadi salah satu hal yang ingin diperkuat melalui penerapan sistem baru tersebut.
Menurut dia, penumpang diharapkan sudah dapat mengetahui kapasitas bagasi yang dimiliki sejak sebelum melakukan perjalanan, termasuk jumlah koper dan batas berat setiap koli.
“Yang ingin kami dorong adalah agar pelanggan memiliki informasi yang semakin jelas sejak merencanakan perjalanan berapa jumlah bagasi yang dapat dibawa dan berapa batas berat setiap bagasi,” kata Neil dalam keterangan resmi yang dikutip pada Jumat (28/8/2026).
Jatah Bagasi Berbeda Berdasarkan Kelas dan Rute
Besaran bagasi gratis yang diperoleh penumpang tidak seragam. Ketentuannya bergantung pada rute penerbangan, kelas perjalanan, serta jenis tiket yang digunakan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













