Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Akibat Pelemahan Rupiah, Presiden Prabowo Diminta Perkuat Kepercayaan Pasar

Avatar photo
inflasi
tangkapan layar youtube

Firman menjelaskan bahwa meskipun inflasi konsumen masih berada pada kisaran 3 persen, indikator harga di tingkat produsen menunjukkan tren yang lebih tinggi. Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) yang berada pada level sekitar 7 persen menjadi sinyal awal adanya tekanan biaya yang berpotensi diteruskan ke konsumen pada semester kedua tahun 2026.

“Kesenjangan antara inflasi konsumen dan harga di tingkat produsen perlu diantisipasi karena dapat menjadi faktor pendorong kenaikan harga pada periode mendatang,” ujarnya.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Selain menjaga stabilitas fiskal, DEN juga merekomendasikan langkah-langkah struktural untuk memperkuat cadangan devisa nasional. Salah satunya melalui peningkatan remitansi pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri, terutama tenaga kerja terampil seperti perawat, teknisi, dan tenaga profesional lainnya.

Menurut Firman, kontribusi remitansi Indonesia masih berada di bawah beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, sehingga terdapat ruang yang cukup besar untuk meningkatkan penerimaan devisa dari sektor tersebut.

Di samping itu, sektor pariwisata juga dinilai memiliki potensi strategis dalam mendukung ketahanan eksternal ekonomi nasional. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia masih relatif lebih rendah dibandingkan beberapa negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan