Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Lakukan Diskusi Kajian Perbaikan Tata Kelola dan Pemberdayaan Masyarakat, Bappenas Soroti Ketimpangan Layanan Air Bersih di NTT

Avatar photo
bappenas

Meski tantangan keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama, upaya peningkatan layanan air tetap diharapkan berjalan. Dirut Perumda Air Minum Kabupaten Kupang, Jony B Sulaiman misalnya, dalam sela-sela kegiatan diskusi kajian tersebut menegaskan komitmennya, untuk tetap bergerak dengan sumber daya yang tersedia, sembari menunjukkan kinerja dan capaian sebagai dasar membangun kemitraan dan membuka peluang dukungan anggaran di masa mendatang.

“Prinsipnya kami mulai dari apa yang ada. Ketika kinerja dan progres sudah terlihat, maka peluang kolaborasi dan intervensi anggaran akan lebih terbuka,” demikian komitmen yang disampaikan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Secara keseluruhan, peningkatan pelayanan air bersih di NTT dipandang tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan ketersediaan air yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Proses ini tentu bertahap, tetapi harus terus bergerak ke arah perbaikan,” tutup Jony. red

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan