Dalam sambutannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa kualitas data merupakan elemen fundamental dalam tata kelola program kesejahteraan sosial. Menurutnya, keberhasilan berbagai program bantuan pemerintah sangat ditentukan oleh akurasi data penerima manfaat.
“Presiden meminta kita semua untuk secara objektif dan jujur melihat kondisi data yang ada, kemudian bersama-sama melakukan pembenahan secara sistematis. Data yang akurat merupakan prasyarat utama agar berbagai program perlindungan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Saifullah Yusuf.
Ia menjelaskan bahwa selama ini masih ditemukan sejumlah ketidaktepatan dalam penyaluran bantuan sosial akibat keterbatasan kualitas data. Oleh karena itu, pemerintah melakukan reformasi sistem pendataan melalui DTSEN yang dikelola oleh BPS RI dengan dukungan pemerintah daerah, kementerian, lembaga, serta partisipasi masyarakat.
Menurutnya, terdapat tiga agenda strategis yang harus dijalankan secara simultan dan terintegrasi, yaitu penyediaan data yang akurat, penetapan sasaran program yang tepat, serta penguatan Program Sekolah Rakyat sebagai instrumen pembangunan sumber daya manusia.
“Ketika data yang digunakan valid dan mutakhir, maka sasaran program akan semakin tepat. Dari situ, berbagai intervensi pemerintah dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














