Dalam paparannya, Menteri Sosial juga menampilkan profil salah satu siswa sebagai representasi kondisi keluarga penerima manfaat program. Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.
“Anak-anak ini harus tetap bangga kepada orang tua mereka. Negara hadir untuk membuka kesempatan yang setara agar mereka dapat mengembangkan potensi diri, meraih cita-cita, dan menjadi generasi yang mampu mengangkat derajat keluarga serta daerahnya,” katanya.
Selain menghadiri peringatan HLUN, Menteri Sosial juga meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Menengah 19 Kupang yang berlokasi di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Melalui pendekatan pendidikan berasrama yang komprehensif, program ini diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Saat ini pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Menengah 19 Kupang telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026. Setelah rampung, fasilitas pendidikan tersebut diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 peserta didik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














