Moral Politik di Tengah Krisis Fiskal: Fraksi Gerindra Dorong DPRD NTT Berani Berhemat dan Evaluasi Total Belanja Dewan

Gerindra

 

Keempat, setiap rupiah yang berhasil dihemat harus dapat ditelusuri dan diarahkan kembali kepada kebutuhan rakyat. Fraksi Gerindra mengingatkan agar pengurangan perjalanan dinas tidak hanya berpindah ke pos belanja birokrasi lainnya tanpa dampak nyata bagi masyarakat. Penghematan harus terlihat hasilnya: membantu sekolah yang kekurangan fasilitas, memperkuat pelayanan kesehatan, membantu masyarakat terdampak bencana, melindungi kelompok rentan, dan membiayai pelayanan dasar yang benar-benar dirasakan masyarakat.

 

Kelima, fungsi DPRD harus dikembalikan ke substansinya, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan. Fraksi Gerindra menekankan bahwa ukuran produktivitas anggota DPRD bukanlah seberapa banyak melakukan perjalanan dinas, melainkan seberapa banyak persoalan rakyat yang berhasil diperjuangkan dan diselesaikan.

 

Transparansi dan Akuntabilitas sebagai Prasyarat

Selain kelima poin tersebut, Fraksi Gerindra juga mengusulkan agar penggunaan anggaran perjalanan dinas DPRD semakin transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Menurut Supriyadin, keterbukaan informasi anggaran merupakan elemen kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version