Moral Politik di Tengah Krisis Fiskal: Fraksi Gerindra Dorong DPRD NTT Berani Berhemat dan Evaluasi Total Belanja Dewan

Gerindra

 

Ia menegaskan bahwa usulan ini bukan berarti seluruh perjalanan dinas dianggap buruk. Ada perjalanan yang memang diperlukan untuk memperjuangkan kepentingan NTT kepada pemerintah pusat. Namun, yang harus dihentikan adalah perjalanan tanpa urgensi, tanpa hasil yang terukur, dan sekadar menghabiskan anggaran.

 

“Yang bisa dihemat, kita hemat; yang tidak mendesak, kita tunda; dan uang rakyat harus sebesar-besarnya kembali untuk kepentingan rakyat,” tegas Supriyadin mengakhiri pernyataannya.

 

Ajakan Kolaborasi Lintas Fraksi

Usulan ini sekaligus merupakan ajakan kepada seluruh fraksi dan pimpinan DPRD Provinsi NTT untuk melakukan pembenahan bersama. Fraksi Gerindra berharap langkah efisiensi ini tidak hanya menjadi wacana, melainkan diimplementasikan secara kolektif sebagai bentuk tanggung jawab moral lembaga legislatif di tengah keterbatasan fiskal daerah.

 

“Kita tidak punya legitimasi moral meminta rakyat hidup hemat apabila lembaga politiknya sendiri tidak berani berhemat. Dalam situasi fiskal yang sulit, politik anggaran harus kembali kepada prinsip paling sederhana: uang rakyat harus kembali kepada rakyat,” pungkas Supriyadin. Red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version