Cakti menyebut kegiatan tersebut dilaksanakan melalui pembiayaan swadaya internal pengurus DPD IMM NTT. Skema itu, menurutnya, menjadi bagian dari upaya menjaga kemandirian organisasi dalam menghadirkan ruang-ruang intelektual dan diskusi publik.
“Kami bersyukur seluruh kebutuhan kegiatan ini dapat dipenuhi melalui swadaya internal pengurus DPD IMM NTT. Ini merupakan bentuk komitmen dan kemandirian organisasi dalam menghadirkan ruang intelektual serta kontribusi konstruktif bagi pembangunan daerah,” jelasnya.
Apresiasi Bukan Alasan untuk Berhenti
Di tengah apresiasi terhadap berbagai capaian Pemerintah Kota Kupang, IMM NTT juga menyampaikan pesan agar pemerintah tidak menjadikan penghargaan dan capaian yang telah diperoleh sebagai titik akhir.
Bagi IMM, capaian tersebut justru harus ditempatkan sebagai modal untuk memperkuat kualitas pelayanan publik dan memperluas manfaat pembangunan.
Cakti berharap Pemerintah Kota Kupang tetap membuka ruang partisipasi publik dan menjaga konsistensi dalam menjalankan agenda pembangunan.
“Kami berharap Bapak Wali Kota tidak pernah merasa cukup dengan berbagai prestasi dan apresiasi yang telah diraih. Justru capaian tersebut harus menjadi energi baru untuk bekerja lebih keras dan menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi seluruh masyarakat Kota Kupang,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














