Literasi Digital Kunci Generasi Muda Kota Kupang Hadapi Era Teknologi

Avatar photo
IMG20260826092243

ID, Kupang – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar kegiatan “Digital Literacy Goes to School” dengan tema “Anak Hebat di Ruang Digital: Cegah Bullying, Saring Informasi, dan Jaga Privasi”.

 

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/10/Untitled-image-11.png
Scroll kebawah untuk lihat konten

Acara berlangsung di T-More Hotel, Kupang, pada Rabu, 26 Agustus 2026, dan diikuti oleh 150 siswa dari 19 Sekolah Dasar di Kota Kupang beserta guru pendamping.

 

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Kupang, Hengky G. Malelak, S.STP., M.Si., dalam sambutannya yang mewakili Wali Kota Kupang, menegaskan bahwa literasi digital merupakan kebutuhan mendesak bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

 

“Literasi digital sangat dibutuhkan agar anak-anak generasi muda Kota Kupang akan menjadi lebih baik ke depannya, sehingga teknologi benar-benar menjadi sarana belajar dan mengembangkan diri, bukan menjadi media penyaluran hoaks dan penipuan,” ungkap Hengky.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan karena perkembangan era digital yang semakin cepat membawa dampak positif maupun negatif. Pemahaman dan pengenalan digital di usia dini menjadi sangat krusial agar anak-anak mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Digital

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Istri Wali Kota Kupang sekaligus Bunda Literasi dan Bunda PAUD Kota Kupang, dr. Widya Cahya Widodo; Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang, Ariance Baun, S.E., M.Si.; Kabid Dikdas, Okto Naitboho; serta Kabid PKA, Elisabet E. Corebima.

Digital

dr. Widya Cahya yang juga bertindak sebagai narasumber menyampaikan bahwa penggunaan perangkat digital oleh anak-anak harus diiringi dengan literasi digital yang memadai untuk menekan angka perundungan siber (cyber bullying) yang semakin marak terjadi, baik di media sosial maupun platform game online.

 

“Sadar atau tidak, saat ini banyak terjadi praktik bullying di kalangan anak-anak pengguna perangkat elektronik, baik di media sosial maupun game online. Oleh karena itu, penguatan literasi digital harus menjadi prioritas bagi anak-anak usia dini,” tegas dr. Widya.

 

Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan mampu mengenali ciri-ciri informasi palsu dan hoaks, menggunakan media sosial secara sehat dan aman, serta menjadi pelopor literasi digital di lingkungan sekitarnya. Pemahaman dan pengenalan teknologi digital juga bertujuan meningkatkan kapasitas mereka dalam memanfaatkan teknologi secara bijak untuk kepentingan belajar dan pengembangan diri.

 

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan sesi kuis dan pembagian door prize bagi peserta didik yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Selain itu, dalam acara tersebut dilakukan penyerahan bantuan kepada 10 sanggar seni di Kota Kupang sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Kupang terhadap pelestarian seni dan budaya agar tetap eksis dan terus berkarya.

Digital

Sebagai penutup, seluruh peserta didik menerima sertifikat literasi digital sebagai tanda bahwa mereka telah mengikuti pelatihan dan memiliki bekal pemahaman tentang pemanfaatan teknologi digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan