Habiskan Rp8,64 Miliar, Pelabuhan Rakyat Bolok Mulai Dibangun, Pemkab Kupang Bidik Ekonomi Pesisir

Avatar photo
pelabuhan

“Dalam kondisi negara melakukan efisiensi, jangan pernah bermimpi bahwa mendapatkan anggaran itu gampang. Karena itu, kita harus bekerja keras memperjuangkan anggaran untuk pembangunan daerah,” katanya.

Ia menilai perjalanan dinas kepala daerah perlu dilihat dari hasil yang dihasilkan, termasuk kemampuan menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperjuangkan kebutuhan daerah.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/10/Untitled-image-11.png
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kalau orang melihat Bupati bepergian dan mengatakan Bupati jalan-jalan, tidak apa-apa. Saya anggap itu sebagai kritik yang memotivasi. Yang penting kita buktikan bahwa perjalanan tersebut menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi rakyat,” ujar Yosef.

Ia menambahkan, kritik terhadap pemerintah harus dijawab melalui pelaksanaan pembangunan yang dapat dipertanggungjawabkan. Pada akhirnya, manfaat program bagi masyarakat menjadi salah satu tolok ukur penting dalam menilai hasil kerja pemerintah daerah.

Perizinan, TPI, dan Infrastruktur Pesisir

Selain pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok, Pemkab Kupang tengah menyiapkan sejumlah proyek yang berkaitan dengan pelayanan publik dan penguatan ekonomi daerah.

Salah satunya adalah pembangunan fasilitas pelayanan publik di Oelamasi. Menurut Yosef, fasilitas tersebut ditujukan untuk mempercepat pengurusan perizinan yang selama ini dapat memerlukan waktu tiga hingga empat bulan untuk sejumlah proses.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan