Raperda Kabupaten Kupang Jadi Sorotan, Yosef Lede Dorong Regulasi Tak Abaikan Kondisi Daerah

raperda

“Kita membutuhkan instrumen hukum yang tidak hanya mengatur secara umum, tetapi juga mampu menjawab persoalan dan potensi lokal yang ada di daerah. Karena itu, masukan dari Kabupaten Kupang menjadi bagian penting dalam penyempurnaan rancangan peraturan daerah ini,” ujarnya.

Ia menilai substansi Raperda Ketertiban Umum maupun Raperda Daerah Aliran Sungai memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat Kabupaten Kupang.

Pengaturan yang jelas, kata dia, dibutuhkan untuk memastikan ketertiban, pemanfaatan ruang, hingga perlindungan lingkungan dapat diterapkan secara efektif dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Ancaman Kerusakan DAS Jadi Perhatian

Dalam pembahasan mengenai daerah aliran sungai, Yosef secara khusus menyoroti perlunya perlindungan terhadap kawasan sekitar sungai dan sumber-sumber air.

Ia mengingatkan bahwa aktivitas penebangan pohon maupun pembangunan yang mengabaikan jarak aman dari aliran sungai berpotensi meningkatkan ancaman ekologis.

Risikonya bukan hanya kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat berujung pada longsor, banjir hingga berkurangnya ketersediaan mata air.

Bupati kupang (Baju Putih) foto bersama dalam Sosialisasi Publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Ketertiban Umum dan Daerah Aliran Sungai di Aula Kantor Bupati Kupang, Jumat (11/9/2026)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version