“Esensi membangun kota terletak pada tumbuhnya pendidikan, kerukunan, dan nilai-nilai kehidupan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Anggaran Bersumber dari APBN dan APBD
Gedung baru SD Inpres Naimata dibangun melalui dukungan pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Kupang. Berdasarkan laporan pembangunan, anggaran yang digunakan mencakup sekitar Rp3,147 miliar dari program revitalisasi serta Rp875 juta dari APBD Kota Kupang.
Secara keseluruhan, kedua sumber pembiayaan tersebut mencapai sekitar Rp4,022 miliar. Angka ini perlu dikonfirmasi kembali karena keterangan awal menyebut total anggaran pembangunan sebesar Rp3,9 miliar.
Ketua Pembangunan Satuan Pendidikan, Siprianus Damas Nar, menjelaskan bahwa proyek tersebut dilaksanakan melalui skema swakelola dengan waktu pengerjaan selama 150 hari kalender.
Fasilitas yang dibangun meliputi 12 ruang kelas, satu gedung administrasi, tiga unit toilet dengan masing-masing lima kamar, jendela berteralis, serta perlengkapan belajar berupa meja, lemari, dan papan tulis. Pembangunan juga mencakup sumur resapan dan pemasangan paving block seluas 540 meter persegi.
Gedung tersebut dirancang dengan memperhatikan aspek inklusivitas melalui penyediaan jalur landai (ramp) dan akses ramah disabilitas. Fasilitas ini diharapkan memungkinkan peserta didik dengan kebutuhan mobilitas berbeda mengakses lingkungan sekolah secara lebih aman dan nyaman.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














