Menurut Siprianus, SD Inpres Naimata merupakan salah satu dari sekitar 16.000 satuan pendidikan di Indonesia yang ditetapkan pemerintah pusat untuk mengikuti program revitalisasi tahun 2025.
Sekolah Didorong Jadi Ruang Pembentukan Karakter
Selain merawat fasilitas baru, Christian mengajak warga sekolah membangun kebiasaan yang mendukung kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan. Ia mendorong pemilahan sampah berdasarkan jenisnya melalui tempat sampah dengan warna berbeda: hijau untuk sampah organik, kuning untuk anorganik, dan merah untuk limbah berbahaya.
Ia juga mengusulkan agar lahan kosong di lingkungan sekolah dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu gagasan yang disampaikan ialah setiap siswa merawat satu tanaman sebagai bagian dari pembelajaran mengenai tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap alam.
Kepada para siswa, Christian mengingatkan pentingnya membangun keseimbangan antara pengetahuan, iman, dan karakter.
“Ilmu, iman, dan karakter harus berjalan bersama. Ilmu tanpa iman dan karakter dapat melahirkan kesombongan, sementara iman tanpa ilmu dapat kehilangan arah. Karena itu, mari kita bangun ketiganya secara seimbang,” pesannya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














