Sejumlah agenda yang ditawarkan meliputi penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di sekolah-sekolah dasar dan menengah pertama di Kota Kupang.
UPG juga membuka peluang keterlibatan dosen dan peneliti dalam mendukung penanganan persoalan daerah, terutama pengelolaan sampah dan stunting. Melalui pendekatan akademik dan riset terapan, kerja sama tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah mengidentifikasi persoalan, merancang intervensi, serta mengevaluasi hasil program.
Menanggapi tawaran tersebut, Christian menyatakan dukungan terhadap percepatan penyusunan dokumen teknis kerja sama, termasuk MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Ia juga mendorong keterlibatan akademisi UPG dalam berbagai agenda pemerintah, mulai dari penyusunan kajian kebijakan hingga dukungan terhadap tim penilai kebersihan. Keterlibatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan formal, tetapi berlanjut menjadi kegiatan yang memiliki sasaran dan hasil terukur.
Buka Akses Pendidikan bagi ASN
Selain riset dan pengabdian masyarakat, audiensi itu membahas peluang peningkatan pendidikan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














