Isidorus berharap bantuan Perpamsi dapat menjadi bagian dari proses tersebut sehingga layanan air minum masyarakat Flores dapat kembali berjalan secara normal.
“Bantuan PERPAMSI pusat kami harapkan sedikit bisa memulihkan pelayanan air minum kepada masyarakat di Pulau Flores agar normal kembali,” kata Isidorus, yang juga menjabat Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang.
Pada akhirnya, Rp214 juta yang dihimpun dari solidaritas anggota Perpamsi bukan hanya berbentuk bantuan finansial. Dana tersebut menjadi bagian dari mekanisme gotong royong antarlembaga penyedia layanan publik untuk menjaga keberlanjutan akses air minum di tengah proses rehabilitasi pascagempa.
Dengan kebutuhan yang berbeda di setiap daerah, pemanfaatan dana pun diserahkan pada kondisi teknis masing-masing Perumda. Ada yang mengarahkannya untuk pembangunan sumber air baru, ada yang masih melakukan pemetaan kebutuhan, sementara daerah dengan dampak jaringan yang relatif terbatas tetap melihat bantuan tersebut sebagai modal penguatan pelayanan. (Ein)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














