Raja Malaysia Perintahkan Pengawasan Bandara Diperketat Usai Pilot Diduga Selundupkan Puluhan Ribu Pil Ekstasi dari Indonesia

Avatar photo
malaysia

Pada saat yang sama, aparat Malaysia mencatat peningkatan signifikan dalam kasus penyitaan narkoba yang berkaitan dengan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Narkotika Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, mengungkapkan bahwa aparat telah menyita 1.353,41 kilogram narkotika dengan nilai sekitar RM108,35 juta selama periode Januari hingga Juli tahun ini.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/08/Ucapan-Dirgahayu-Indonesia.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Angka tersebut menunjukkan peningkatan drastis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat penyitaan sebanyak 235,36 kilogram.

Kenaikan juga terlihat dari jumlah tersangka yang diamankan. Aparat mencatat 121 penangkapan sepanjang periode tersebut, meningkat dibandingkan 57 orang pada periode yang sama tahun lalu.

Data tersebut menunjukkan bahwa ancaman penyelundupan narkotika melalui jalur udara bukan lagi persoalan kriminalitas konvensional, tetapi telah berkembang menjadi isu keamanan lintas yurisdiksi yang membutuhkan koordinasi antarlembaga dan antarnegara.

Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Jakarta

Sebagai bagian dari pengembangan penyelidikan, Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) melalui Satuan Kriminal Narkotika atau JSJN akan mengirimkan tim investigasi dan intelijen ke Jakarta.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan