Pemerintah Pusat Soroti Tragedi Bunuh Diri Bocah SD di Ngada, Tekankan Evaluasi dan Pendampingan Sosial

Avatar photo
pemerintah
Dok : Polres Ngada

Surat tersebut, yang ditulis dalam bahasa daerah Ngada, berisi permintaan agar sang ibu merelakan kepergiannya dan tidak larut dalam kesedihan. Pada bagian akhir surat terdapat gambar menyerupai ekspresi wajah menangis.

Dari hasil penyelidikan awal, korban diduga mengalami tekanan setelah permintaannya untuk membeli perlengkapan sekolah berupa buku tulis dan pena tidak dapat dipenuhi karena keterbatasan ekonomi keluarga. Polisi juga mencatat bahwa kondisi sosial-ekonomi keluarga korban tergolong sangat terbatas.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/08/Ucapan-Dirgahayu-Indonesia.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kehadiran negara dalam menjamin akses pendidikan dasar, perlindungan anak, serta kesehatan mental masyarakat, khususnya di wilayah dengan tingkat kerentanan sosial yang tinggi. red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan