“Harmoni itu bukan sama atau seragam, tetapi seimbang. Kita berbeda-beda, tetapi ketika disatukan dengan proporsi yang tepat, seperti nada dalam sebuah lagu atau benang dalam tenun, akan menjadi harmoni yang indah,” jelasnya.
Festival Budaya Digelar di 51 Kelurahan
Komitmen terhadap pelestarian budaya, menurut Christian, tidak akan berhenti di Kelurahan Naioni. Pemerintah Kota Kupang menyiapkan kebijakan agar festival budaya dapat berkembang menjadi agenda yang dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah kota.
Usai pembukaan kegiatan, Christian menjelaskan kepada awak media bahwa pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran untuk pelaksanaan festival budaya di 51 kelurahan.
“Salah satu komitmen kita adalah dengan mengadakan festival budaya di 51 kelurahan. Kita keliling, ada anggarannya yang kita siapkan, dan itu tiap tahun,” katanya.
Kebijakan tersebut diarahkan untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada masyarakat di tingkat kelurahan dalam menampilkan dan memperkenalkan kekayaan budaya masing-masing. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga identitas budaya Kota Kupang.
Christian juga mengajak masyarakat melihat pelestarian budaya dalam perspektif antargenerasi. Menurutnya, keberadaan Kota Kupang bukan semata-mata hasil perjuangan generasi terdahulu, tetapi juga merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada generasi berikutnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














