“Kota Kupang bukan hanya warisan dari leluhur kita, tetapi juga pinjaman dari anak cucu kita. Mari kita jaga baik-baik, sehingga kita bisa menyerahkan kembali Kota Kupang kepada anak cucu kita,” pungkasnya.
Kantor Lurah Harus Representatif dan Ramah Disabilitas
Selain berbicara mengenai kebudayaan, Christian turut menyinggung agenda pembenahan infrastruktur pelayanan publik, khususnya kantor kelurahan.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Kupang akan melanjutkan pembangunan dan peningkatan kualitas kantor lurah secara bertahap. Kebijakan tersebut didasarkan pada posisi kelurahan sebagai unit pemerintahan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Kantor lurah itu ujung tombak pelayanan masyarakat. Sarana prasarananya harus lengkap, gedungnya harus baik dan juga harus ramah disabilitas,” tegasnya.
Menurut Christian, peningkatan kualitas fasilitas kelurahan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik bangunan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih inklusif. Karena itu, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pembangunan sarana pemerintahan di tingkat kelurahan.
Perbaikan Jalan Lingkungan Berjalan Bertahap
Persoalan infrastruktur lingkungan juga menjadi perhatian pemerintah kota. Christian memastikan program perbaikan jalan lingkungan tetap berjalan meskipun pemerintah daerah sedang menerapkan efisiensi anggaran.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














