ID, KOTA KUPANG – Satu tahun sejak diluncurkan, program Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak) berkembang menjadi lebih dari sekadar pasar akhir pekan. Inisiatif Pemerintah Kota Kupang tersebut kini menjelma sebagai ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat yang memadukan aktivitas usaha mikro, ruang interaksi sosial, kreativitas komunitas, hingga penguatan identitas ruang publik di kawasan Taman Nostalgia.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Saboak yang diperingati di Taman Nostalgia, Minggu (21/6), menjadi refleksi atas capaian program yang lahir dari semangat inovasi di tengah keterbatasan fiskal daerah. Perayaan tersebut dihadiri Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Wakil Wali Kota Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., Sekretaris Daerah Jeffry E. Pelt, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, mitra perbankan, perangkat daerah, pelaku UMKM, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa keberhasilan Saboak merupakan bukti nyata bahwa pembangunan tidak selalu ditentukan oleh besarnya anggaran pemerintah, melainkan oleh kemampuan membangun kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, lahirnya Saboak berawal dari gagasan sederhana untuk menghidupkan kembali fungsi Taman Nostalgia sebagai ruang publik yang produktif, inklusif, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














