Wali Kota Kupang Tekankan Urgensi Kepercayaan Publik di Tengah Disrupsi Digital

Avatar photo
1785898751440

ID, Kupang – Di tengah arus deras transformasi digital dan menjamurnya produksi konten di ranah maya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara tegas mengingatkan insan pers untuk memprioritaskan integritas dan kredibilitas di atas ambisi meraih popularitas sesaat. Pernyataan ini disampaikannya dalam rangkaian pembukaan Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kota Kupang, Rabu (5/8/2026).

Dalam sambutannya, dr. Christian Widodo menguraikan bahwa lanskap industri pers saat ini menghadapi tantangan multidimensional, tidak hanya terbatas pada ancaman kecerdasan buatan (AI), persebaran informasi palsu (hoaks), atau dominasi para influencer. Lebih dari itu, ia menilai tantangan fundamental yang bersifat abadi dan tidak akan tergerus waktu adalah kemampuan media untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/08/Ucapan-Dirgahayu-Indonesia.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Tantangan terbesar yang dihadapi pers bukan semata-mata inovasi teknologi seperti AI atau fenomena influencer, melainkan isu substantif mengenai kepercayaan publik. Aset ini merupakan fondasi utama yang harus dijaga dan dirawat oleh setiap insan pers,” tegasnya di hadapan para peserta pelatihan.

Wali Kota menjelaskan bahwa objektivitas dan akurasi merupakan dua pilar yang tidak boleh dikorbankan demi kejar-kejaran jumlah penonton atau konten yang bersifat viral. Menurutnya, euforia digital seringkali memicu praktik jurnalistik yang dangkal, sehingga mengesampingkan verifikasi dan kedalaman informasi. Padahal, publik saat ini membutuhkan referensi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar konsumsi informasi yang instan.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung di ibukota Provinsi NTT tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas wartawan dalam menghadapi dinamika industri media kontemporer. dr. Christian menyambut baik inisiatif SMSI NTT dalam menyelenggarakan program peningkatan kualitas sumber daya manusia ini, seraya berharap agar hasil pelatihan mampu direalisasikan dalam bentuk peningkatan kualitas pemberitaan di wilayah NTT.

Dengan mengusung semangat profesionalisme, ia pun mengajak seluruh elemen pers di Kota Kupang dan sekitarnya untuk menjadikan kepercayaan publik sebagai merk atau identitas utama yang membedakan media konvensional dan daring dengan konten-konten amatir di platform digital. Hal ini sejalan dengan upaya kolektif menjaga iklim demokrasi yang sehat melalui penyediaan informasi yang terverifikasi dan berimbang.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Kupang berharap agar para wartawan tidak mudah terprovokasi oleh gempuran insentif popularitas semu, melainkan berfokus pada penguatan kualitas narasi dan kepentingan publik. “Viralitas mungkin memberi kepopuleran sesaat, namun kepercayaan adalah modal sosial yang memberi keberlanjutan dan martabat bagi profesi jurnalistik,” pungkasnya.

Acara pembukaan pelatihan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat di jajaran Pemkot Kupang, pengurus SMSI NTT serta perwakilan wartawan dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang antusias mengikuti rangkaian materi yang telah disusun.

Red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan