ID, Kota Kupang – Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya dalam memperluas ruang pengembangan talenta generasi muda melalui olahraga elektronik (esports). Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, (Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc.) saat membuka secara resmi “Persatuan Mahasiswa Rote Ndao (PMRN) Esport Season II Tahun 2026” yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Minggu (5/7/2026).
Turnamen yang diinisiasi PMRN itu mempertemukan ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas gim hingga masyarakat umum. Sejumlah nomor pertandingan diperlombakan, antara lain “Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, eFootball Mobile”, dan “Rally Fury”, dengan dukungan berbagai sponsor, media partner, serta komunitas esports di Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Serena menilai penyelenggaraan kompetisi tersebut merepresentasikan kapasitas organisasi kemahasiswaan dalam menghadirkan program yang tidak hanya bersifat kompetitif, tetapi juga memiliki dimensi edukatif, sosial, dan ekonomi kreatif. Menurutnya, esports kini telah berkembang menjadi salah satu subsektor yang mampu membuka peluang lahirnya sumber daya manusia unggul di era transformasi digital.
Ia memberikan apresiasi kepada PMRN yang dinilai berhasil merancang kegiatan secara profesional melalui perencanaan yang matang, mulai dari penyusunan konsep, pembangunan jejaring kemitraan, hingga keberhasilan memperoleh dukungan dari berbagai sponsor. Pemerintah Kota, lanjutnya, hanya diminta memberikan fasilitas pendukung sebagai bentuk sinergi terhadap inisiatif yang telah dipersiapkan secara mandiri.
“Generasi muda perlu memiliki kemampuan merancang program yang jelas sebelum membangun kolaborasi dengan pemerintah maupun dunia usaha. PMRN telah menunjukkan bahwa kreativitas yang dibarengi dengan tata kelola yang baik mampu menghadirkan kepercayaan dari berbagai pihak,” ungkapnya.
Serena menambahkan, keterlibatan sejumlah mitra, termasuk “Bank NTT”, “Adira Finance”, dan berbagai media lokal, menunjukkan bahwa sebuah kegiatan kepemudaan dapat memperoleh legitimasi publik apabila mampu menghadirkan manfaat yang nyata sekaligus dikelola secara akuntabel.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah paradigma olahraga modern. Esports tidak lagi dipandang sekadar aktivitas hiburan, melainkan telah menjadi cabang olahraga prestasi yang memiliki prospek luas dalam pengembangan industri kreatif, ekonomi digital, hingga pembentukan profesi baru bagi generasi muda.
Atas dasar itu, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen memperkuat ekosistem pembinaan esports melalui penyediaan ruang kompetisi yang sehat, pembinaan atlet, serta pengembangan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut dipandang sebagai investasi strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan para peserta agar menjadikan kompetisi sebagai wahana pembentukan karakter. Nilai-nilai sportivitas, disiplin, kolaborasi, serta etika digital dinilai sama pentingnya dengan pencapaian prestasi dalam pertandingan.
Ia turut mengajak generasi muda menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkotika, konsumsi minuman keras, maupun berbagai perilaku destruktif yang berpotensi menghambat masa depan. Sebaliknya, esports diharapkan menjadi medium produktif untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sosial.
“Manfaatkan esports sebagai ruang belajar, berprestasi, dan membangun karakter. Anak-anak muda Kota Kupang harus mampu menjadi generasi yang kreatif, inovatif, produktif, serta membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi,” pesannya.
Serena menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang bersama Wali Kota telah menempatkan pembinaan atlet esports sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju “Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028”. Atlet-atlet potensial yang tampil menonjol selama turnamen akan dipantau untuk mendapatkan pembinaan berkelanjutan sehingga mampu bersaing pada level regional maupun nasional.
Lebih jauh, ia menilai esports kini menjadi bagian integral dari penguatan ekonomi kreatif. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong lahirnya ekosistem yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan inovasi, keterampilan digital, serta peluang kewirausahaan berbasis teknologi.
Ia berharap PMRN Esport Season II tidak hanya menghasilkan para juara kompetisi, tetapi juga melahirkan atlet-atlet yang berintegritas, berdaya saing tinggi, dan mampu menjadi representasi positif Kota Kupang maupun Provinsi Nusa Tenggara Timur pada berbagai ajang mendatang.
Sementara itu, Ketua Panitia PMRN Esport Season II 2026, “Astro Pelle”, menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen bertujuan memperluas ruang aktualisasi generasi muda sekaligus memperkuat kultur sportivitas dan persaudaraan melalui olahraga elektronik.
Kompetisi yang berlangsung selama “5–12 Juli 2026” tersebut berhasil menarik “317 peserta” dari berbagai kalangan. Antusiasme tersebut, menurutnya, menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap perkembangan esports di Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur.
Selain memperebutkan total hadiah senilai “Rp10 juta”, panitia juga menyiapkan piala, medali, serta penghargaan “Most Valuable Player (MVP)” pada sejumlah kategori sebagai bentuk apresiasi terhadap performa terbaik para peserta.
Astro menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan fasilitas penyelenggaraan, sekaligus mengapresiasi tujuh sponsor, media partner, dan seluruh panitia yang selama kurang lebih tiga bulan bekerja mempersiapkan pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan PMRN Esport Season II merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki visi sama dalam membangun ekosistem esports yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda pembinaan berkesinambungan yang melahirkan atlet-atlet esports berprestasi sekaligus memperkuat posisi Kota Kupang sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga elektronik di kawasan timur Indonesia.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














