Ia juga menilai judul film *Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita* berpotensi memunculkan beragam tafsir di masyarakat. Karena itu, Yusril menyarankan agar pembuat film turut memberikan penjelasan mengenai makna di balik judul tersebut.
Meski demikian, Yusril menegaskan masyarakat tidak perlu bereaksi hanya karena judul film. Menurutnya, publik dapat menonton, berdiskusi, dan memperdebatkan isi film secara terbuka sehingga muncul ruang dialog yang sehat.
“Pemerintah dapat memetik hikmah dari film itu untuk mengevaluasi kalau-kalau ada langkah di lapangan yang perlu diperbaiki,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Yusril kembali menegaskan bahwa kebebasan berekspresi dijamin dalam sistem demokrasi, namun tetap harus disertai tanggung jawab moral dari semua pihak, termasuk pemerintah dan para pembuat karya seni.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














