Christian Widodo: Negara Harus Dapat Dirasakan Masyarakat Dalam Kebutuhan Sehari-hari

Avatar photo
christian
sumber : pkp

“Negara harus hadir sampai di meja makan rakyat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan paradigma pelayanan publik yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan. Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan intervensi kebijakan tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan secara konkret.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/08/Ucapan-Dirgahayu-Indonesia.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam konteks tersebut, penyaluran bantuan pangan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat, terutama kelompok rumah tangga yang menghadapi tekanan ekonomi dan keterbatasan daya beli.

Distribusi Harus Tepat Sasaran

Christian juga menekankan pentingnya akurasi dalam proses penyaluran. Bantuan pemerintah harus diterima oleh masyarakat yang memang memenuhi kriteria penerima sehingga tujuan program dapat tercapai secara optimal.

Ia mendorong seluruh pihak yang terlibat agar menjaga transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan distribusi. Prinsip tersebut diperlukan untuk memastikan sumber daya publik yang telah dialokasikan benar-benar memberikan dampak sosial sebagaimana tujuan program.

Dengan demikian, keberhasilan program bantuan pangan tidak semata diukur dari jumlah bantuan yang tersalurkan, tetapi juga dari efektivitasnya dalam menjaga ketahanan pangan keluarga penerima.

Kolaborasi Pemerintah dan Bulog

Launching penyaluran bantuan pangan tersebut turut dihadiri Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi NTT Dr. Drs. Yusuf Lery Rupidara, M.Si., serta Pimpinan Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam bersama jajaran.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan