Penggunaan tenun lokal sekaligus memberikan pesan bahwa pencapaian generasi muda NTT di tingkat nasional dapat berjalan beriringan dengan upaya memperkuat identitas budaya.
Dengan demikian, keberangkatan kontingen SMK Maritim Nusantara memiliki dua dimensi sekaligus: kompetisi dan representasi daerah. Para siswa tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan teknis dalam baris-berbaris, tetapi juga membawa citra sekolah, Kota Kupang, dan NTT melalui sikap, kedisiplinan, serta perilaku selama berada di tingkat nasional.
Dukungan pemerintah daerah, sekolah, pelatih, dan keluarga diharapkan dapat menjadi ekosistem pendukung bagi para peserta untuk tampil optimal. Lebih jauh, pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang memiliki disiplin, daya saing, kepemimpinan, serta kebanggaan terhadap identitas daerah.
Ajang nasional tersebut pada akhirnya bukan hanya menjadi arena untuk mengejar prestasi, tetapi juga kesempatan bagi siswa SMK Maritim Nusantara untuk memperluas pengalaman, menguji kapasitas diri, dan menunjukkan bahwa talenta generasi muda NTT mampu berkompetisi di panggung nasional. red/pkp
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














